PEMBENTUKAN KERANGKA KARBON DAN TRANFORMASI GUGUS FUNGSI

Hai Sobat……

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai “Pembentukan Kerangka Karbon dan Tranformasi Gugus Fungsi“. Sebelum kita membahas lebih lanjut, pasti telah terbayang dipikiran sobat mengenai bentukan pertama ikatan karbon. Seperti yang sobat ketahui bahwa atom karbon memiliki kunikan yaitu dapat mengikat empat atom yang berbeda. Lalu apa itu kerangka karbon? Kerangka karbon adalah suatu fondasi yang terbentuk dari ikatan karbon baik itu berupa ikatan tunggal maupun ganda dalam molekul yang nantinya akan membentuk suatu senyawa.

Dalam proses pembentukan kerangka karbon terjadi karena adanya molekul besar yang terpecah menjadi molekul yang lebih kecil dengan menggunakan ikatan karbon sehingga terbentuknya suatu reaksi kimia berupa suatu senyawa. Proses pembentukan kerangka karbon dapat terjadi melalui beberapa jenis reaksi salah satunya adalah reaksi kondensasi aldol. Sebelum sobat mengetahui lebih lanjut tentang kondensasi aldo, sobat harus mengetahui “apa itu reaksi kondensasi?”. Reaksi kondensasi adalah suatu reaksi dimana bergabungnya dua molekul atau lebih menjadi molekul yang lebih besar, tanpa menghilangnya molekul kecil (seperti air). Lalu bagaimana reaksi kondensasi aldol dapat terbentuknya? Reaksi kondensasi aldol dapat terbentuk adanya molekul aldehil ke molekul aldehid lainnya. Maksudnya adalah ketika suatu aldehid  di reaksikan dengan basa seperti NaOH dalam air , maka akan terbentuk ion enolat yang nanti akan terjadi reaksi pada gugus  karbonil dari molekul aldehid lainnya. Sobat dapat melihat pada contoh dibawah ini:

Selanjutnya kita akan membahas mengenai “ Transformasi Gugus Fungsi”. Sebelum kita akan melanjutkan membahasnya, sobat pasti sudah terbayang dipikiran sobat mengenai transformasi. Kata transformasi sama saja seperti perubahan artinya transfomasi yang dimaksud adalah suatu perubahan baik itu beruba bentuk, sifat atau fungsinya. Sehingga dapat kita simpulkan transformasi gugus fungsi adalah suatu perubahan (baik berupa bentuk, sifat atau fungsi) substituent dalam molekul terhadap reaksi kimia.

Lalu bagaimana transformasi itu dapat terjadi? Transformasi gugus fungsi dapat terjadi karena adanya kombinasi pada gugus fungsi yaitu dengan adanya penggabungan dan pergantian gugus fungsi. Dalam transformasi gugus fungsi akan terjadi proses retrosintesis, dimana dengan mengganti dan mengubah struktur gugus fungsi menjadi lebih simple atau sederhana yakni dengan melibatkan berbagai macam reaksi dengan dimulai dari reaksi pemutusan ikatan rangkap, reaksi penggantian suatu gugus yang berasal dari elemen atom hydrogen dan reaksi pembentukan ikatan rangkapan.

 



Komentar